Jumat, 22 Oktober 2010

Waspadai Curah Hujan Tinggi Hingga Februari 2011

YOGYAKARTA--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta memperkirakan bahwa pengaruh fenomena La Nina di Provinsi DIY akan terjadi pada November hingga Februari 2011. "Fenomena La Nina akan meningkatkan rata-rata curah hujan dan juga hari hujan selama kurun waktu tersebut," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Budi Waluyo di Yogyakarta, Jumat.

Dua Operator China Kuasai

Berapa jumlah pelanggan terbesar sebuah operator? China Mobile boleh bangga, karena operator ini membukukan sebanyak 564.356.000 pelanggan (catatan hingga September 2010). Operator ini sekaligus menduduki peringkat pertama sebagai yang memiliki pelanggan terbanyak di seluruh dunia. Operator yang saham mayoritasnya dimiliki oleh pemerintah ini tidak hanya melayani penduduk di negerinya sendiri, namun juga di Pakistan melalui kerjasama operator lokal, ZoNG.

Apple Luncurkan Dua Produk Baru

San Fransisco: Apple lagi-lagi menelurkan produk mutakhir dalam bidang tekhnologi. Setelah berhasil dengan iPad-nya, perusahaan Apple belum lama ini memamerkan dua produk terbarunya, versi terbaru dari sistem operasi pada komputer Macintosh. Selain itu, produk terbaru lainnya adalah notebook ultrathin MacBook Air. Kedua produk terbaru Apple ini diharapkan dapat menggebrak penjualan Apple di pasaran dunia.

Sistem operasi Apple Mac, Mac OS X Lion mencakup fitur-fitur baru seperti App Store, aplikasi yang membantu pengguna menggunakan pembelian lewat iTunes. Dalam aplikasi ini, pengguna dapat mendownload, serta menginstalnya dalam satu langkah. Sistem terbaru dalam Macintosh ini sebenarnya mirip dengan yang di iPad.

Rabu, 06 Oktober 2010

Inilah Cara Padang Antisipasi Tsunami

Pembangunan bukit artifisial untuk kepentingan evakuasi warga saat bencana tsunami yang diprediksi menghantam Kota Padang direncanakan akan dimulai tahun depan. Sebelumnya studi kelayakan mengenai pembangunan bukit buatan itu telah dimulai sejak Maret 2009 oleh GeoHazards International dalam proyek bernama Project on Vertical Evacuation yang dipimpin oleh Veronica Cedillos.
Menurut Veronica, Minggu (3/10/2010), bukit-bukit buatan yang secara teknis dinamakan Tsunami Evacuation Raised Earth Park (TEREP) itu berupa lokasi berupa tempat umum yang lapang dan mudah dijangkau, untuk kemudian dijadikan bukit artifisial dengan ketinggian antara lima hingga sepuluh meter dengan timbunan material tanah yang digali dari lokasi lain.
Andi Syukri, koordinator lokal untuk proyek tersebut menambahkan, pembangunan bukit-bukit artifisial tidak akan mengubah fungsi lahan sebelumnya. "Kami hanya menaikkan ketinggiannya," ujar Andi.
Hingga saat ini telah ada sepuluh calon lokasi untuk pembangunan bukit buatan tersebut. Masing-masing berupa lokasi yang berada di sekitar Museum Adityawarman, Lapangan Imam Bonjol, lapangan di sekitar Basko Mal, SMP Negeri 13, wilayah Parupuk di Tabing, Terminal Lubuk Buaya, Kantor Camat Koto Tangah, Lanud Tabing, dan dua lokasi di Universitas Negeri Padang.
Dari sepuluh lokasi itu, akan disaring menjadi tiga lokasi untuk selanjutntya bakal ditentukan yang terbaik. Sejauh ini, lokasi di Universitas Negeri padang merupakan salah satu yang paling memungkinkan.
Sejumlah ahli dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia akan dilibatkan dalam proyek dengan tantangan utama mengatasi kelabilan kondisi struktur tanah menghadapi guncangan gempa dan gempuran tsunami nantinya. Proses mulai awal hingga pembangunan memang disebutkan Veronica berlangsung relatif lama karena pihaknya ingin memastikan sebanyak mungkin keterlibatan para ahli dan warga lokal untuk mentransformasi pengetahuan soal pembangunan bukit buatan itu dan membuatnya di lain tempat yang berisiko terpapar gelombang tsunami.
Menurut Veronica, pembangunan bukit artifisial itu sangat penting mengingat tak kurang setengah dari total 900.000 penduduk Kota Padang berdiam di sekitar kawasan pantai pada lahan dengan ketinggian kurang dari lima meter di atas paras air laut.    

Selasa, 05 Oktober 2010

Mengendalikan Emosi


Emosi dan perasaan akan bergolak dikarenakan dua hal; kegembiraan
yang memuncak dan musibah yang berat. Dalam sebuah hadits Rasulullah
bersabda, "Sesungguhnya aku melarang dua macam ucapan yang bodoh lagi
tercela: keluhan tatkala mendapat nikmat dan umpatan tatkala mendapat
musibah."
Dan, Allah berfirman,
{(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap
apa yang luput dan kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa
yang diberikan-Nya kepadamu.}
(QS. Al-Hadid: 23)
Maka dari itulah, Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya kesabaran itu ada
pada benturan yang pertama."

Senin, 04 Oktober 2010

Jangan Bersedih Karena Gangguan Orang Lain, dan Maafkanlah Orang yang Berbuat Jahat Kepada Anda!


Harga hukuman (qisash) yang paling mahal adalah yang harus
dibayarkan oleh seorang pendendam dan pendengki saat ia mendengki or-
ang lain. Pasalnya, ia harus membayar semua itu dengan hati, daging, darah,
perasaan, kedamaian, ketentraman, dan kebahagiaannya. Maka, betapa
meruginya seorang pendengki.
Allah telah mengabarkan kepada kita tentang obat dan penyembuhan
dari penyakit ini,
{Dan, orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.}
(QS. Ali 'Imran: 134)
{Jadilah kamu pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta
berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.}
(QS. Al-A'raf: 199)
{Tolaklah (kejahatan) itu dengan cara yang lebih baik, dan tiba-tiba orang yang
antara kamu dan dia ada permusuhan, seolah-olah dia telah menjadi teman yang
amat setia.}
(QS. Fushshilat: 34)

Minggu, 03 Oktober 2010

Nikmatnya Ilmu Pengetahuan


{Dan, Dia telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Dan
adalah karunia Allah itu sangat besar.}
(QS. An-Nisa': 113)
Kebodohan merupakan tanda kematian jiwa, terbunuhnya kehidupan
dan membusuknya umur.
{Sesungguhnya, Aku mengingatkan kepadamu supaya kamu tidak termasuk orang-
orang yang tidak berpengetahuan.}
(QS. Hud: 46)
Sebaliknya, ilmu adalab cahaya bagi hati nurani, kehidupan bagi ruh
dan bahan bakar bagi tabiat.
{Dan, apakah orang yang mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan
kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di
tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada
dalam gelap gulita yang berkali-kali tidak dapat keluar daripadanya?}
(QS. Al-An'am: 122)